Inspiring Team Work

image (13)

All the world is a laboratory to the inquiring mind.  ~Martin H. Fischer

Kamis ini rintikan hujan mengawali pagi, awalnya jadi bikin saya pengen seharian dirumah, tapi akhirnya saya putuskan untuk tetap berangkat ke daerah Rasuna Said untuk meeting sesuatu. Ya, karena saya tau pasti hari ini ada pembahasan yang pastinya bisa bikin otak jadi liar! Seperti biasa juga, saya ketemu mas & mbak kece pramusaji di salah satu cafe langganan di Rasuna. Memang benar, bahasan hari ini pun cukup liar, di tambah lagi hari ini saya nyoba pesan salah satu jenis kopi yang belum pernah saya minum di cafe ini. Dan, aahhh … efek kafeinnya bikin saya terjaga sampai jam segini : Jumat, 1:32 Am! Kamis ini, agenda saya hanya meeting di Rasuna dan workshop di RISKA selepas magrib.

Mari Mulai Workshop!

Ini kali pertama saya ikut worshop internal di RISKA bareng Pak Agung Purnomo yang ternyata beliau orang Bekasi daaann sepertinya beliau juga orang TDA, iya gak pak? kayaknya sih iya, soalnya mutual friends kita buanyak banget member TDA, hehehehe

Waktu daftar workshop, saya sendiri gak ngeh dengan judul nya “Sahabat, tolonglah aku” ntah kenapa panitia bikin judul workshop kok dramatis seperti ini, bikin saya jadi benar-benar mengerutkan kening lalu berkata : Memang, sebenarnya lagi ada apa dan kenapa(?) Tapi, lupakan! Saya gak peduli lagi ada apa dan kenapa, karena menurut saya kalaupun sedang ada apa-apa, wajar lah sebuah organisai butuh “penyegaran” supaya member di dalamnya bisa semakin kuat dan satu visi. Justru kalau gak ada apa-apa ya gak seru! Mari fokus ke workshop kece ini. #Abaikan

image (15)

Pak Agung pun membuka workshop nya, dan beliau meminta seluruh peserta berfikir apa alasan kami untuk bergabung di RISKA, namun bukan dengan tulisan, melainkan gambar! Nah lho, saya mesem-mesem aja karena saya bingung gak bisa gambar, tapi dengan segala kreatifitas yang saya miliki, akhirnya terciptalah hasta karya paling indah malam ini, bisa kalian cek gambar diatas ya 😀 ada gambar segi 5 yang di dalamnya ada lambang lafas Allah SWT, kerumunan orang dengan tanda positif (Please, anggap aja itu bentuk orang ya!). Kenapa saya memilih untuk menggambar itu? karena jawaban saya untuk pertanyaan Pak Agung itu ya karena pada dasarnya, saya ingin memiliki lingkungan positif yang islami, karena saya percaya bahwa lingkungan merupakan peran yang cukup penting dalam perkembangan diri seseorang, apalagi buat remaja seusia saya ini, kalau salah gaul bisa ke-bab-la-san! Saya gak bilang kalau disini adalah tempat terbaik, tapi insyaallah lebih baik dari pada saya hanya diam diri dirumah atau gaul di tempat yang jauh dari koridor islami.

Kalau tujuannya karena Allah SWT, ambil satu paket! Jangan hanya asiknya aja, tapi susahnya, konfliknya juga harus dijalankan dengan Ikhlas!

Setelah semua menggambar apa tujuan kami ada di organisasi ini, Pak agung pun meminta agar kami berpasangan dan share filosofi tersebut ke partner dan kemudian Pak Agung menantang, siapakah diantara kami yang berani menjabarkan apa sih filosofi dari rekan kami? Dan akhirnya, karena kelompok kami berani mencoba, saya dan partner dapet stiker bintang dari Pak Agung, Yeayh! Saya pilih bintang warna merah dan sengaja saya tempel di buku ini, biar jadi kenang-kenangan 😀 Sayang, tadi lupa gak minta tanda tangan & quote dari Pak Agung di samping bintang 😀 hehehehe

Mari Berkelompok!
Setelah Pak Agung meminta beberapa dari kami menyampaikan filosofi gambar milik partner, beliau pun kembali meminta kami untuk membuat kelompok yang berisikan minimal 5 orang! Dan, inilah kelompok saya :

 

Kak Lina- Saya - Cahya - Indra - Kak Kaman
Kak Lina- Saya – Cahya – Indra – Kak Kaman

 

Ini kelompok saya, nama kelompoknya 3 (alif, lam, mim) dan kami semua di minta Pak Agung untuk membuat moda transportasi dari karton. Kami pun bikin kapal laut ala anak SD, ini kenapa ya awalnya kita bikin kapal? kayaknya karena paling mudah :p hehehehe

image (12)

Setelah semua kelompok bikin moda transportasi, masing-masing kelompok di minta untuk menyampaikan filosofi kenapa sih bikin alat transportasi ini? di kelompok kami, saya yang kebagian untuk jelasin.

Kelompok Bang RIco
Kelompok lainnya

 

Setiap kelompok menjelaskan filosofi & manfaat moda transportasi yang dibuat untuk umat, semua kelompok bikin macem-macem, tapi ada 1 kelompok yang bikin dengan sangat tak terduga, mereka bikin moda transportasi : Karpet Terbang!!!!! Gokil, ini baru nama nya out of the box! Saya lupa, siapa aja isi kelompok ini, yang saya ingat ada Salman, Ka Idruz dan Ka Zuhdi. Mungkin, mereka terinspirasi dari film Aladin yang dengan karpet terbangnya itu, bisa bikin Aladin terbang dan melihat dunia. hihihihi

Mari tertunduk mencari makna

Setelah kami semua diminta membuat moda transportasi dan menjabarkan filosofinya, Pak Agung mulai bertanya kepada kami, apa sih sebenarnya makna dibalik ini untuk organisasi/team?

Dari praktek ini, kami semua belajar bahwa di sebuah kelompok / team / organisasi, leadership, pengelolaan emosi, menghargai pendapat orang lain, menurunkan ego dan mendengarkan serta saling percaya adalah kunci dari solidnya sebuah team / Organisasi.

T/E/A/M
T/E/A/M

 

Buat saya, organisasi bukan lagi berbicara mengenai ‘saya’,tapi ‘kita’. Bukan lagi berbicara ‘gue bisa dapet apa dari organisasi ini?’ tapi ‘gue bisa kasih apa buat organisasi ini?’. Hal itu yang selalu saya camkan dalam benak saya, dan sesungguhnya kalau kita berani masuk ke sebuah organisasi, harus juga berani memberikan apa yang kita punya (keahlian, waktu, keringat, dsb) dan k.o.m.i.t.m.e.n.t! Dan balik lagi, organisasi bisa besar kalau team di dalamnya solid, ya, saya selalu percaya bahwa organisasi / komunitas adalah wadah yang tepat untuk mengembangkan potensi terdalam yang kita miliki dan bahkan yang gak kita ketahui. Gak percaya? cobain aja masuk ke organisasi!

Kalau flash back ke jaman SMP, saya ini introvert, pemalu dan bisa dikatakan bukan anak yang punya banyak teman dan dikenal oleh anak se-angkatan apalagi guru. Saya bukan anak yang cemerlang, bahkan saya selalu dapet rangking 5 besar (dari bawah) di setiap semesternya! hehehehe serius, coba aja cek raport saya! Akhirnya, di SMA saya diberi kesempatan dan terpilih sebagai PASKIBRAKA mewakili sekolah saya, gak nyangka dari 1000 siswa-i se-Jakarta Timur, saya masuk ke dalam 60 yang terpilih! Kayaknya abis itu langsung ujan badai deh saat itu 😀 Setelah selesai pendidikan, saya mulai ikut organisasinya, dan sudah hampir 10 tahun ini saya gak pernah absen dari kegiatan organisasi ataupun komunitas. Karena, saya merasakan betul bahwa potensi yang bahkan gak pernah saya ketahui, keluar dan berkembang seiring berjalannya waktu mengabdi di organisasi / komunitas. Bahkan, buat saya saat ini, menjadi bagian dari sebuah organisasi / komunitas merupakan kebutuhan bagi saya, semoga saya bisa bermanfaat bagi banyak orang, karena hidup untuk belajar dan berbagi.

quotescover-JPG-44

Mengakhiri workshop kali ini, Pak Agung menutupnya dengan sebuah ayat yang sangat pas dengan tema malam ini. Terima kasih Pak, sudah rela jauh-jauh terbang dari planet Bekasi ke tengah kota Jakarta untuk berbagi bersama kami disini, semoga saya bisa diberi kesempatan untuk lebih banyak belajar lagi dari Bapak 😀

Well, udah jam 3.09, ternyata cukup lama juga saya nulis hari ini. Mungkin karena saya sambil BAPER (Bawaan Laper), baru ingat kalau saya hanya makan singkong goreng, risol dan kopi hari ini di Cafe Rasuna! Sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Mari makan! Eh, salah, mari istirahat 😀

 

Salam,

Yora Anastasha

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *